Kredit Rumah Mudah dan Cepat dengan KPR

Jika kalian hendak membeli rumah tapi tak mempunyai cukup uang, ada cara yang saat ini cukup popular di Indonesia yaitu dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). KPR sendiri biasanya ditawarkan oleh bank. Jika kalian berpikir hanya ada 1 jenis KPR, kalian salah. KPR dibagi ke dalam beberapa jenis dengan prinsip yang berbeda. Untuk itu, jika kalian berencana kredit rumah, simak dulu penjelasannya di bawah ini.

Beli Rumah
img source : Max Pixel

Jenis-jenis KPR

  1. KPR Konvensional

Jenis KPR yang paling popular adalah konvensional. Jenis ini juga sering disebut KPR rumah non-subsidi. KPR konvensional disediakan oleh berbagai bank dengan persyaratan & bunga yang berbeda-beda, mengikuti BI Rate. Pihak bank akan memberikan denda besar jika masyarakat menunggak atau terlambat membayar cicilan. Masa pinjamannya mulai dari 5 sampai 25 tahun. Meski dendanya besar, prosesnya sangat mudah & praktis.

  1. KPR Bersubsiadi

Jika KPR konvensional disediakan pihak bank, maka KPR bersubsidi difasilitasi pemerintah dengan disalurkan lewat bank. Keuntungannya adalah DP & bunga lebih rendah. Tapi, KPR ini hanya ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah & belum punya rumah. Rumah yang bisa dibiayai maksimal adalah tipe 36. Kekurangannya adalah lokasi rumah biasanya terpencil dengan akses jalan yang tidak mudah. Suku bunganya 5% flat, sudah termasuk asuransi kredit, asuransi kebakaran, dan asuransi jiwa. Tak hanya itu, KPR bersubsidi juga bebas PPN.

  1. KPR Syariah

Jenis KPR yang banyak diminati masyarakat adalah KPR syariah yang berprinsip murabahah (jual-beli), yakni membayarkan rumah yang kalian inginkan secara lunas. Kemudian, kalian tinggal melakukan cicilan ke bank dengan masa kredit sampai 15 tahun. Kredit yang dibayarkan jumlahnya tetap sebab KPR syariah tidak mengenakan bunga. Akan tetapi, harga murah yang dibayarkan sudah ditambahkan keuntungan untuk bank. Bagi kalian yang takut akan pergerakan naik-turunnya bunga, KPR jenis ini sangat pas untuk kalian.

Syarat-syarat Kredit Rumah

Untuk bisa mengajukan KPR rumah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia & tinggal di Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Punya pekerjaan & penghasilan tetap sebagai professional/wiraswasta/pegawai tetap dengan masa usaha/kerja minimal 1 tahun
  • Punya NPWP Pribadi
Syarat Beli Rumah
img source : Max Pixel

Selain syarat-syarat di atas, calon nasabah juga diminta untuk mempersiapkan beberapa dokumen untuk dilampirkan dalam pengajuan KPR rumah seperti form aplikasi kredit, fotocopy KTP, fotocopy KK, fotocopy surat nikah/cerai, pass foto terbaru dari pemohon & pasangan, slip gaji terakhir/surat keterangan penghasilan (asli), fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap, fotocopy tabungan minimal 3 bulan terakhir, fotocopy SPT Pph Ps.21 untuk kredit mulai dari 50 juta sampai 100 juta, fotocopy NPWP untuk kredit lebih dari 100 juta, fotocopy akta pendirian usaha, fotocopy ijin praktek, dan fotocopy SHM & IMB. Tiap profesi akan dibebankan syarat yang berbeda-beda.

Cara Melakukan Simulasi Kredit Rumah

Dengan kalkulator KPR rumah.com, kalian bisa memperkirakan cicilan bulanan untuk kredit rumah idaman kalian. Caranya sangat mudah. Selain memperkirakan cicilan bulanan KRP, kalkulator inijuga membantu mencari kombinasi tepa tantara bunga dengan jangka kredit supaya kredit bilanan dapat sesuai keinginan dan kemampuan. Besarnya cicilan idealnya tak lebih besar dari 35% penghasilan bulanan kalian. Kalkulator Keterjangkauan dapat membantu menghitung besarnya KPR yang ideal sesuai penghasilan bulanan.

Ada 3 indikator yang harus diisi:

  1. Jumlah pinjaman

Cara penghitungannya adalah harga rumah dikurangi DP terbayar. Sebagai contoh, harga rumah 350 juta dengan DP yang dibayarkan 15% (52,5 juta), pinjaman yang harus diisi adalah 297,5 juta.

  1. Suku bunga

Suku bunga kredit rumah KPR adalah 7,5% – 12%.

  1. Jangka waktu pinjaman

Maksimal kredit rumah adalah 30 tahun.

Di bagian ringkasan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Nilai pokok pinjaman awal
  • Nilai bunga pinjaman awal
  • Pinjaman per bulan, yaitu total cicilan tiap bulan
  • Total pinjaman, yaitu total pinjaman + bunga selama KPR
  • Total bunga pinjaman, yaitu total bunga selama KPR

Biasanya, bank menawarkan bunga fix selama beberapa tahun. Artinya, selama periode itu, bunga tidak berubah. Setelah itu, kalian akan masuk ke periode bunga floating yang mana bunga berubah sesuai perkembangan ekonomi nasional.

Perhitungan KPR

Melakukan perhitungan kredit rumah harus hati-hati. Jika salah hitung, cicilan bisa macet & rumah pun disita pihak bank. Jika masih ragu, rencanakan dahulu dengan matang sebelum memutuskan mengajukan KPR. Umumnya, bank mematok cicilan bulanan tak lebih dari 25% dari penghasilan (suami + istri) supaya sisa penghasilan dapat diapakai keperluan lain.

Perhitungan KPR berdasar besarnya DP & jangka waktu kredit. Jika kalian ingin memperoleh plafon kredit yang tinggi dengan kredit rumah rendah, sebaiknya DP harus lebih besar. Jika tak mampu memberi DP besar, kalian masih bisa mendapatkan cicilan murah dengan cara memilih jangka KPR yang lebih Panjang.

Tapi ingat, semakin lama jangka waktu kredit, semakin besar pula bunganya. Artinya, total uang yang harus dibayarkan juga semakin banyak. Untuk lebih paham mengenai pembelian rumah secara kredit, sebaiknya kalian pahami tips dan triknya.

Perlu diingat, saat awal transaksi, kalian bukan hanya harus mempersiapkan pembayaran DP tapi juga memperhitungkan biaya lain seperti bea balik nama sertifikat, asuransi, provisi, biaya notaris, pajak, dll. Yang tak kalah pentingnya adalah memastikan rumah yang akan dibeli benar-benar sudah ideal untuk keluarga. Untuk mendapatkan kredit rumah yang murah, kalian bisa mengunjungi https://www.rumah.com/kpr/kalkulators/simulasi-kredit-rumah.

About the Author: Restu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *